Senja di tepi pantai….
Aku bertemu dengan sahabatku Bumi dan Laut
Kami duduk menikmati matahari terbenam...
Sudah lama kami tak bertemu
Kami saling bercerita melepas rindu, melepaskan beban-beban kami
Bumi tampak sedikit pucat
Aku bertanya pada sahabatku, BUMI.... :
Ada apa denganmu sahabat ?
Kau berguncang-guncang dengan keras
Rumah-rumah roboh,korban jiwa berjatuhan
Mengapa kini sikapmu tak manis seperti biasanya?
Sahabatku Bumi, Menjawab... :
Tubuhku menggigil….Aku demam.!!!
Pemanasan Global…Efek rumah kaca....
Lubang ozon....
Kutub Es mencair....
Penebangan hutan ....Polusi…..
Dosa-dosa manusia….
Tubuhku tak sanggup menanggung semua itu
Kini aku sakit....(bumi mengeluh)
Mengapa manusia tak menyayangi aku ?!
Menjagaku, merawatku, melindungi aku ?!
Aku terdiam... PRIHATIN !
Ku pandang wajah pucat sahabatku
Sahabatku Laut berkata :
Aku tak suka manusia semena-mena terhadap Bumi !
Aku telah menegur mereka dengan keras. Dengan Tsunami !
Namun manusia tak jera juga...!!!
Laut tampak marah dan kesal...
Kurangkul pundak sahabatku, menenangkannya…
Sudahlah….kita doakan saja supaya manusia sadar...!
Mau menyayangi bumi, menjaganya, merawatnya
Seperti aku menyayangi kalian...
Ku pandang kedua wajah sahabatku
Kurangkul pundak kedua sahabatku
Kamipun tersenyum , betapa indahnya persahabatan kami....
Kamis, 29 September 2011
CURHATAN SAHABAT
Diposting oleh
Angchgerch Cienta Tazmania Celalu
di
21.15
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kamis, 29 September 2011
CURHATAN SAHABAT
Diposting oleh
Angchgerch Cienta Tazmania Celalu at 21.15
Label: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6692207
Label: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6692207
Senja di tepi pantai….
Aku bertemu dengan sahabatku Bumi dan Laut
Kami duduk menikmati matahari terbenam...
Sudah lama kami tak bertemu
Kami saling bercerita melepas rindu, melepaskan beban-beban kami
Bumi tampak sedikit pucat
Aku bertanya pada sahabatku, BUMI.... :
Ada apa denganmu sahabat ?
Kau berguncang-guncang dengan keras
Rumah-rumah roboh,korban jiwa berjatuhan
Mengapa kini sikapmu tak manis seperti biasanya?
Sahabatku Bumi, Menjawab... :
Tubuhku menggigil….Aku demam.!!!
Pemanasan Global…Efek rumah kaca....
Lubang ozon....
Kutub Es mencair....
Penebangan hutan ....Polusi…..
Dosa-dosa manusia….
Tubuhku tak sanggup menanggung semua itu
Kini aku sakit....(bumi mengeluh)
Mengapa manusia tak menyayangi aku ?!
Menjagaku, merawatku, melindungi aku ?!
Aku terdiam... PRIHATIN !
Ku pandang wajah pucat sahabatku
Sahabatku Laut berkata :
Aku tak suka manusia semena-mena terhadap Bumi !
Aku telah menegur mereka dengan keras. Dengan Tsunami !
Namun manusia tak jera juga...!!!
Laut tampak marah dan kesal...
Kurangkul pundak sahabatku, menenangkannya…
Sudahlah….kita doakan saja supaya manusia sadar...!
Mau menyayangi bumi, menjaganya, merawatnya
Seperti aku menyayangi kalian...
Ku pandang kedua wajah sahabatku
Kurangkul pundak kedua sahabatku
Kamipun tersenyum , betapa indahnya persahabatan kami....
Aku bertemu dengan sahabatku Bumi dan Laut
Kami duduk menikmati matahari terbenam...
Sudah lama kami tak bertemu
Kami saling bercerita melepas rindu, melepaskan beban-beban kami
Bumi tampak sedikit pucat
Aku bertanya pada sahabatku, BUMI.... :
Ada apa denganmu sahabat ?
Kau berguncang-guncang dengan keras
Rumah-rumah roboh,korban jiwa berjatuhan
Mengapa kini sikapmu tak manis seperti biasanya?
Sahabatku Bumi, Menjawab... :
Tubuhku menggigil….Aku demam.!!!
Pemanasan Global…Efek rumah kaca....
Lubang ozon....
Kutub Es mencair....
Penebangan hutan ....Polusi…..
Dosa-dosa manusia….
Tubuhku tak sanggup menanggung semua itu
Kini aku sakit....(bumi mengeluh)
Mengapa manusia tak menyayangi aku ?!
Menjagaku, merawatku, melindungi aku ?!
Aku terdiam... PRIHATIN !
Ku pandang wajah pucat sahabatku
Sahabatku Laut berkata :
Aku tak suka manusia semena-mena terhadap Bumi !
Aku telah menegur mereka dengan keras. Dengan Tsunami !
Namun manusia tak jera juga...!!!
Laut tampak marah dan kesal...
Kurangkul pundak sahabatku, menenangkannya…
Sudahlah….kita doakan saja supaya manusia sadar...!
Mau menyayangi bumi, menjaganya, merawatnya
Seperti aku menyayangi kalian...
Ku pandang kedua wajah sahabatku
Kurangkul pundak kedua sahabatku
Kamipun tersenyum , betapa indahnya persahabatan kami....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar